Skip to main content
SELINTAS INFO

follow us

Modul Penyusunan Soal HOTS dan Buku Pegangan Penilalain HOTS

Didalam modul Penyusunan Soal HOTS dan Buku Pegangan Penilalain HOTS yang akan saya siapkan, namun sebelum menuju kepada link unduhan, izin saya untuk sedikit menjelaskan mengenai apa saja yang terdapat pada modul ini. Setahu yang saya baca bahwa penyajian materi pada modul HOTS ini diawali dengan pemaparan fokus dan uraian materi pada masing-masing materi pokok. Sedangkan dibagian akhir modul dilengkapi dengan penugasan dan refleksi.

Berikut 3 (tiga) materi pokok pada Modul Penyusunan Soal HOTS yang diantaranya adalah :

  1. Pengertian dan Konsep Soal HOTS;
  2. Peran Soal HOTS dalam Penilaian; dan
  3. Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS.

Soal - soal HOTS adalah instrumen pengukuran yang digunakan untuk mengukur kemampuan berfikir tingkat tinggi yaitu kemampuan berpikir yang tidak sekadar mengingat, menyatakan kembali, dan/atau merujuk tanpa melakukan pengolahan. Soal-soal HOTS pada konteks asesmen mengukur kemampuan:

  1. Transfer satu konsep ke konsep lainny;
  2. Memproses dan menerapkan informasi;
  3. Mencari kaitan dari berbagai informasi yang berbedabeda;
  4. Menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah; dan
  5. Menelaah ide dan informasi secara kritis.

Namun demikian soal - soal yang berbasis HOTS tidak serta merta merupakan soal yang lebih sulit dari pada soal recall (kemampuan berpikir yang tidak sekadar mengingat).

Jika dilihat dari aspek pengetahuannya, secara umum soal HOTS mengukur dimensi metakognitif, tidak hanya sekadar mengukur dimensi faktual, konseptual, atau pun prosedural saja. Akan tetapi metakognitif dapat menggambarkan kemampuan menghubungkan beberapa konsep yang berbeda, menginterpretasikan, memecahkan masalah, memilih strategi dalam pemecahan masalah, menemukan metode baru, berargumen, dan dapat mengambil keputusan yang tepat.

LIHAT JUGA : Buku Pedoman Penulisan Soal

Penyusunan soal - soal HOTS pad umumnya menggunakan stimulus, stimulus sendiri merupakan dasar untuk membuat suatu pertanyaan. Stimulus yang disajikan hendaknya bersifat kontekstual dan menarik yang dapat juga bersumber dari isu-isu global seperti masalah teknologi, sains, informasi, pendidikan, kesehatan, dan lain - lain.

Rekomendasi soal-soal HOTS dapat digunakan pada berbagai bentuk penilaian kelas. Dalam hal ini tentunya untuk menginspirasi guru dalam menyusun soal-soal HOTS pada tingkat satuan pendidikan, berikut ini dipaparkan karakteristik soal-soal HOTS seperti:

  1. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi;
  2. Berbasis permasalahan kontekstual;
  3. Menggunakan bentuk soal beragam;
  4. Isian singkat atau melengkapi;
  5. Jawaban singkat atau pendek; dan
  6. Soal uraian.

Penilaian merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil siswa/i. Penilaian pendidikan pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah terdiri atas penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh pendidik, satuan pendidikan, dan Pemerintah.

Disalam perannya, Peran Soal HOTS dalam Penilaian bertujuan untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi. Dalam melakukan bentuk Penilaian, guru dapat menyisipkan beberapa butir soal HOTS. Berikut merupakan beberapa peran dari soal-soal HOTS dalam meningkatkan mutu Penilaian:

  1. Mempersiapkan kompetensi peserta didik menyongsong abad ke-21;
  2. Memupuk rasa cinta dan peduli terhadap kemajuan daerah;
  3. Meningkatkan motivasi belajar siswa/i; dan
  4. Meningkatkan mutu Penilaian;

Pada bagian strategi dan implementasi penyusunan soal HOTS, penyusunan soal dilakukan dengan melibatkan seluruh komponen stakeholder pada bidang pendidikan mulai dari pusat sampai ke daerah sesuai dengan tufoksinya masing - masing.

Implementasi penyusunan soal HOTS pada tingkat satuan pendidikan dapat diimplementasikan dalam bentuk kegiatan seperti: Kepala sekolah memberikan arahan teknis kepada guru tentang strategi penyusunan soal-soal HOTS; Wakasek kurikulum dan Tim Pengembang Kurikulum Sekolah menyusun rencana kegiatan untuk masing-masing MGMP sekolah yang memuat antara lain uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, jadwal pelaksanaan kegiatan; Kepala sekolah menugaskan guru untuk melaksanakan kegiatan sesuai rencana kegiatan; Guru melaksanakan kegiatan sesuai penugasan dari kepala sekolah; Kepala sekolah dan wakasek kurikulum melakukan evaluasi terhadap hasil penugasan kepada guru; dan Kepala sekolah meng-administrasikan hasil kerja penugasan guru, sebagai bukti fisik kegiatan penyusunan soal-soal HOTS.

Referensi artikel : Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking SKill (HOTS).

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar